Rintik

Pagi tadi saya berenang. Hujan memang mengguyur sebagian saja dan beberapa menit. Dingin sekali memang dan tidak berapa lama matahari muncul dan menghilang kembali bersembunyi di balik awan.

Saya balik dan ada beberapa sms (susah juga ya..rasanya tidak mungkin untuk tidak membalas sms ). Saya balas dan langsung menyiapkan diri ke Kantor. Saya akan bertemu dan diskusi tentang banyak hal. Bicara dan silaturahmi membuat saya hidup dan membuka banyak wacana. Tadi ada kabar bahwa beberapa teman kami telah mengambil keputusan. (bicara keputusan mirip-mirip dengan memilih a atau b, itu atau ini, maju atau mundur). Tentu saja, tidak perlu ada hal yang bperlu untuk dicampuri tetapi itulah yang namanya pengambilan keputusan. Sebuah seni. Sebuah puisi dan sebuah akibat. Keputusan yang diambil merupakan pilihan yang terbaik. (apapun itu harus diyakini, sebab tidak ada pilihan lain selain melakukan apa yang menjadi pengambilan keputusamn).

Saya tidak ahli dalam memilah dan menimbang sebuah keputusan. Saya hanya ingin menulis bahwa jangan terburu-buru mengambil keputusan. Pertimbangkan masak-masak, bila perli ambil dulu waktu cuti.

Tinggalkan Balasan